Berziarah ke Makam Ki Ageng Selo

Salah satu wisata yang paling terkenal di Desa Selo adalah makam Ki Ageng Selo. Makam ini sering dikunjungi oleh peziarah baik lokal maupun dari daerah lain terutama saat malama sura. Beliau adalah tokoh yang sangat disegani dan identik dengan kesaktian di masa hidupnya. Legenda yang ada di masyarakatdan dipercaya hingga kini yaitu Ki Ageng Selo merupakan manusia yang dapat menangkap petir.

Kyai Ageng Sela atau Ki Ageng Ngabdurahman adalah tokoh spiritual sekaligus leluhur raja-raja Kesultanan Mataram. Ia adalah guru Sultan Adiwijaya pendiri Kesultanan Pajang dan kakek dari Panembahan Senapati pendiri Kesultanan Mataram. Kisah hidupnya pada umumnya bersifat legenda, menurut naskah-naskah babad.

Ki Ageng Selo tinggal di sebuah desa di sebelah timur Tawangharjo, Kabupaten Purwodadi. Dia hidup sebagai petani dan memperdalam ilmu agama, filsafat serta ilmu untuk memperluas pengaruh kepada rakyat. Dia di kemudian hari benar-benar menjadi orang berpengaruh. Desa tempatnya tinggal kemudian dinamakan Desa Selo. Di desa ini juga Ki Ageng Selo meninggal dan dimakamkan.

Keinginannya mendirikan kerajaan sendiri terwujud oleh cicitnya, Sutawijaya. Sutawijaya atau Ngabehi Loring Pasar merupakan pendiri Kerajaan Mataram kedua atau Kesultanan Mataram yang memerintah sebagai raja pertama pada 1587-1601 M.

Lokasi Makam Ki Ageng Selo

Lokasi makam Ki Ageng Selo terletak di Desa Selo, Tawangharjo, Kebondalem, Selo, Kec. Grobogan, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Makam selalu ramai pengunjung dari berbagai daerah yang ingin berziarah.

Rute Makam Ki Ageng Selo

Rute makam Ki Ageng Selo dapat ditempuh dari jl. Proyudo kemudian belok kiri ke Jl. Kauman dan belok kanan lagi ke Jl. Danyang – Kuwu. Setelah itu belok kiri ke Jl. Raya Sembungharjo-Selo kemudian belok kanan dan anda akan tiba di makam Ki Ageng Selo.

Daya Tarik Makam Ki Ageng Selo

Saat memasuki pintu, kita diwajibkan untuk mengisi daftar hadir terlebih dahulu. Pada ruangan ini juga bisa digunakan untuk istirahat bagi para peziarah. Ruangan ini menyediakan pengetahuan juga mengenai silsilah dari raja-raja Mataram dan raja kerajaan Islam di Jawa. Karna yang kita tahu Ki Ageng Selo dianggap sebagai bebuyut dari raja-raja Jawa.

Di sekitar makam Ki Ageng Selo terdapat lemari yang menyimpan api abadi. Api abadi ini digunakan untuk upacara-upacara tertentu dalam tradisi kesultanan. Memasuki halaman kawasan pengunjung akan berhadapan dengan Masjid Ki Ageng Selo yang menghadap ke Timur. Masjid memiliki atap tumpang dan sebagian besar komponen bangunan terbuat dari kayu, terutama bagian dinding ruang utama dan tiang.

Melangkah ke halaman arah kanan, pengunjung akan menjumpai pohon gandrik yang dipercaya sebagai pengikat petir. Memutari bangunan makam di serambi bagian belakang, pengunjung akan berjumpa dengan almari yang digunakan sebagai penyimpan petir.

Tempat Wisata di Sekitar Makam Ki Ageng Selo

  1. Sendang Coyo

Wisata dekat makam Ki Ageng Selo yaitu Sendang Coyo. Sendang Coyo ini adalah sebuah fenomena alam yang dipercaya masyarakat Purwodadi dan sekitarnya bisa membuat awet muda apabila mandi dan berendam pada malam satu Suro tepat tengah malam.

  1. Bledug Kuwu

Bledug Kuwu merupakan objek wisata yang berwujud telaga lumpur hangat seluas kurang lebih 45 hektar. Di Bledug Kuwu, para pengunjung dapat menyaksikan keluarnya air beserta lumpur dari endapan laut purba yang keluar karena tekanan air vertikal. Objek wisata ini juga cukup dekat dengan makam Ki Ageng Selo.

San Diego Hills merupakan tempat pemakaman untuk masyarakat kelas atas yang berada di Karawang, Jawa Barat. Sand Diego Hills terbagi menjadi beberapa area bahkan terdapat area khusus pemakaman tokoh-tokoh nasional.