Destinasi Wisata Religi Makam Mbah Priok di Jakarta Utara

Mbah Priok lahir di Palembang yang memiliki nama asli Habib Hasan bin Muhammad Al-Hadad adalah keturunan Arab yang berasal dari Hadramaut Yaman yang terletak di pantai selatan semenanjung Arab. Mbah Priok dipercayai merupakan penyebar Agama Islam. Makam Mbah Priok dianggap keramat yang terletak di Koja dan sering dijadikan tempat untuk menjalankan kegiatan keagamaan, berdekatan dengan pelabuhan Tanjung Priok.

Lokasi Makam Mbah Priok

Lokasi makam Mbah Priok terletak di kawasan Koja, dekat dengan Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Utara. Tepatnya di Jalan Jampea No.6, RW.1, Koja, Tj. Priok, Kota Jakarta Utara, Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Rute Makam Mbah Priok

Akses menuju makam Mbak Priok dapat menggunakan kendaraan pribadi ataupun angkutan umum. Apabila menggunakan kendaraan pribadi, anda bisa melewati jalur khusus yang berada di Jalan Dobo. Akses jalan tersebut berada sebaris dan berdampingan dengan Jalan Dobo untuk akses masuk bagi kontener ekspor. Dari arah Selatan, akan terlihat akses makam Mbah Priok di sisi kiri dan Jalan Dobo di sebelah kanan.

Apabila menggunakan transportasi umum, anda bisa ke Stasiun Jakarta Kota dan memilih jalur Central Line kemudian anda bisa menaikin bus U06 yang akan berhenti di dekat makam Mbah Priok. Apabila anda datang dari rute lain tanpa menggunakan jalur kereta, anda bisa menggunakan bis JAK15, U01, dan U05.

Daya Tarik Wisata Makam Mbah Priok

Makam Mbah Priok selalu ramai akan pengunjung baik yang ingin beribadah dan berdoa hingga yang hanya berwisata religi maupun yang hanya sekedar ingin minum air dari Mata Air Barakah yang dipercaya memiliki khasiat yang sama seperti air zam-zam. Masyarakat yang datang berkunjung datang dari berbagai penjuru daerah dengan tujuan yang berbeda-beda.

Terdapat cerita turun temurun yang dipercaya oleh masyarakat sekitar bahkan menjadi daya tarik makam membuat orang menjadi penasaran. Konon dikisahkan bahwa Habib Hasan bin Muhammad Al-Hadad wafat karena perahu yang ditumpanginya bersama para pengikutnya tenggelam akibat ombak besar. Penduduk yang menemukan jasadnya juga menemukan periuk nasi di samping jasadnya.

Periuk nasi dan dayung perahu yang ditemukan dimakamkan sekaligus sebagai nisan yang menandai makamnya. Kisah mengenai periuk nasi mulai beredar hingga turun temurun. Seperti priuk nasi yang mengeluarkan cahaya, nampak seakan-akan membesar, dan mitos-mitos lainnya. Hal ini yang juga membuat masyarakat sekitar menjuluki Habib Hasan dengan Mbah Priok.

Banyak yang percaya bahwa makam Mbah Priok merupakan paku bumi yang dijaga keberadaannya oleh malaikat dan Allah SWT. Mbah Priok dianggap sebagai wali di Jakarta sehinga makam tidak boleh tidak boleh diganggu, dibongkar atau dipindahkan dari pinggir laut. Sesungguhnya makam ini menyimpan berbagai cerita mistis.

Tempat Wisata di Sekitar Makam Mbah Priok

Dari makam Mbah Priok, anda bisa mengunjungi wisata dekat makam Mbah Priok salah satunya yaitu Jakarta Islamic Center yang berjarak sekitar 4,6 km dari makam. JIC merupakan pusat pendidikan Islam terbesar di Jakarta Utara dan selalu ramai pengunjung terutama hari libur.

Anda juga bisa mengunjungi Kampung Tugu yang hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit dari makam Mbah Priok. Anda dapat melihat makam orang-orang komunitas tugu. Di sekitar area juga terdapat tempat ibadah seperti gereja Tugu, lonceng kuno pemberian Belanda, serta rumah tempat tinggal pendeta Gereja Tugu.

San Diego Hills merupakan tempat pemakaman milik swasta yang terletak di Karawang, Jawa Barat. San Diego Hills merupakan makam elite dan mewah yang menggunakan konsep Forest Lawn dengan budaya Indonesia sehingga lokasi pemakaman terlihat sangat asri dan bersih. Bahkan beberapa tokoh nasional juga dimakamkan di sini.