Fasilitas Lengkap Pemakaman Raudlatul Jannah Memorial Park

 

 

Lahan pemakaman umum kini semakin langka. Pihak keluarga pun masih harus membayar biaya perawatan makam termasuk membersihkan rumput dan pajak makam. Jika lalai membayar, ada kemungkinan makam ditumpuk bahkan dipindahkan. Ketika berziarah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) pun, kita dihadapkan pada suasana seram, banyak pungutan liar, sehingga tidak khusyuk mendoakan keluarga yang telah meninggal.

Bermaksud ingin menyediakan tempat pemakaman sekali bayar dan tidak menyeramkan, PT Lippo Karawaci Tbk smembangun Raudlatul Jannah Memorial Park yang mulai beroperasi sejak 2019. Sebelum menawarkan Raudlatul Jannah, Lippo telah terlebih dahulu menjalankan bisnis pemakaman bertajuk San Diego Hills Memorial Park. Bedanya.

San Diego yang didirikan tahun 2007 ini mengakomodasi jenazah dari semua kalangan termasuk Muslim, Kristen, dan warga Tionghoa. Sementara itu, Raudlatul Jannah hanya dikhususkan untuk jenazah Muslim.

Pemakaman elite “Taman Surga” ini beralamatkan di Jalan Kuta Tandingan Raya No. 7, Exit Karawang Barat 2, Jawa Barat. Luas lahan pemakaman tersebut 50 hektare. Area seluas itu tidak hanya untuk lahan pemakaman saja tetapi juga berisi fasilitas-fasilitas umum penunjang. Fasilitas yang ada di Raudlatul Jannah lengkap serta diperuntukkan bagi para peziarah agar mereka nyaman sehingga khusyuk berdoa.

Apa saja fasilitas taman pemakaman yang pengelolaannya sesuai dengan syariat Islam ini?

  1. Akses jalan lebar

Akses jalan masuk ke Taman Pemakaman Raudlatul Jannah lebar sehingga bisa dilalui mobil maupun angkutan umum bus. Ini tidak seperti TPU yang akses jalannya sempit, tidak rata karena tidak diaspal, bahkan berlubang. Jarang ada TPU yang memiliki lahan parkir layak serta memadai. Ini bukan masalah di taman pemakaman elite ini. Makam juga dijamin tidak akan terlangkahi atau terinjak karena setiap akses ke makam individu ada jalan setapak.

  1. Konsep arsitektur bangunan Islami

Untuk menghilangkan suasana seram khas pemakaman, arsitektur bangunan di Raudlatul Jannah dikonsep sedemikian rupa sehingga indah dipandang. Tentu saja, konsepnya berdasarkan bangunan bernuansa Islami. Ini terlihat dari bangunan totem yang berada di sebelah kanan dan kiri jalan utama menuju Family Centre. Di totem-totem tersebut, tertulis kalimat-kalimat dzikir Tasbih, Tahmid, Tahlil, dan Takbir.

  1. Dilengkapi fasilitas umum pendukung seluas 2 hektare

Seperti telah disinggung sebelumnya, area pemakaman Raudlatul Jannah luasnya 50 hektare. Dari 50 hektare tersebut, 2 hektare adalah fasilitas umum pendukung. Ini tentu menjadi bukti bahwa pihak Lippo tidak lalai memberikan kenyamanan bagi peziarah makam. Fasilitas pendukung yang ada di antaranya Masjid Raudlatul Jannah (kapasitas 150 orang), kantor marketing, toko bunga Jasmine, toko makanan, dan toilet.

  1. Semua layanan sesuai syariat Islam

Dalam hal memakamkan jenazah seorang Muslim, jenazah tersebut harus dimakamkan tidak lebih dari 24 jam setelah meninggal dunia. Untuk mengakomodasi hal itu, jam kerja Raudlatul Jannah adalah 24 jam. Prosesi pemakaman juga dilakukan sesuai syariat Islam yaitu meliputi memandikan jenazah, mengkafani jenazah, mensalatkan jenazah, membawa jenazah ke liang kubur, sampai dengan memakamkan jenazah. Keluarga pun boleh berziarah kapan saja tanpa takut tidak aman karena tidak ada oknum pungutan liar serta dijaga sekuriti.

  1. Ada fasilitas layanan usai jenazah dimakamkan

Proses pemakaman tidak hanya selesai saat jenazah sudah dikebumikan. Keluarga bisa memilih batu nisan yang lazim digunakan sebagai penanda makam. Raudlatul Jannah menyediakan pilihan batu nisan tersebut. Keluarga juga tidak perlu khawatir makam tidak terawat karena biaya perawatan makam dan rumput sudah termasuk dalam pembelian makam.

Raudlatul Jannah memang menjadi solusi mengatasi ketersediaan tanah makam yang semakin berkurang. Tidak hanya itu, fasilitas yang dimilikinya juga menghapus kesan bahwa tempat pemakaman itu menyeramkan.