Lippo Group Buka Pemakaman Khusus Muslim Raudlatul Jannah Memorial Park

Perusahaan ternama PT Lippo Karawaci Tbk membuka taman pemakaman khusus Muslim Raudlatul Jannah yang mulai beroperasi aktif sejak Desember 2019. Melalui anak perusahaannya, Lippo sebelumnya sudah sukses mengembangkan taman pemakaman untuk semua agama dan beragam budaya di Indonesia yaitu San Diego Memorial Park.

Raudlatul Jannah berlokasi di Jalan Kuta Tandingan Raya No. 7, Exit Karawang Barat 2, KM 46, Jawa Barat. Lokasi tersebut termasuk strategis karena mudah diakses oleh angkutan umum dan tidak jauh dari wilayah Jabodetabek. Lahan pemakaman yang secara harafiah berarti “Taman Surga” itu luasnya 50 hektar sehingga dianggap mampu memenuhi kebutuhan lahan pemakaman pribadi yang kini semakin langka.

Lippo memang berharap hadirnya taman pemakaman Raudlatul Jannah ini dapat mengatasi kesulitan pihak keluarga ketika berlangsung kedukaan karena Taman Pemakaman Umum (TPU) khususnya di wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat sudah penuh. Alhasil, makam pun terpaksa harus ditumpuk. Keluarga juga masih harus direpotkan dengan membayar iuran tahunan untuk perawatan dan pajak makam. Belum lagi jika keluarga lalai membayar pajak, makam bisa ditimpa makam lainnya atau malah hilang.

Berbeda dengan TPU dan taman pemakaman pribadi lainnya, Raudlatul Jannah memiliki sejumlah keunggulan seperti:

  1. Makam khusus orang Muslim tidak tercampur dengan pemeluk agama lain
  2. Tidak menyeramkan melainkan menenangkan sehingga ziarah menjadi khusyuk
  3. Konsep arsitektur bangunan Islami; ada bangunan totem di kanan kiri jalan utama menuju pusat keluarga yang bertuliskan kalimat dzikir Tasbih, Tahmid, Tahlil, dan Takbir
  4. Standar pengelolaan makam sesuai dengan syariat Islam; salah satunya, posisi jenazah membujur ke utara dengan muka menghadap kiblat sesuai syariat Islam
  5. Makam tidak menggunakan beton sesuai dengan ketentuan agama Islam
  6. Memiliki jalan setapak sehingga makam-makam tidak terlangkahi atau terinjak
  7. Sekali bayar bebas perawatan rumput, makam, dll. selamanya
  8. Diperbolehkan untuk berziarah kapan saja (24 jam); disediakan tenda dan kursi untuk ziarah
  9. Dijaga ketat oleh sekuriti terlatih dan terpilih selama 24 jam
  10. Bebas pungutan liar karena tidak ada oknum di sekitar makam dsb.
  11. Makam tidak akan hilang atau ditumpuk jenazah lain
  12. Dilengkapi dengan fasilitas penunjang seperti Masjid berkapasitas 150 orang, toko bunga Jasmine, toko makanan, kantor marketing, toilet dll. yang secara keseluruhan luasnya 2 hektar
  13. Pelayanan prosesi pemakaman lengkap; memandikan, mengkafani, mensalatkan, membawa ke liang lahat, hingga memakamkan jenazah
  14. Prosesi pemakaman dapat dilakukan kapan saja (24 jam) karena menurut ketentuan syariat Islam seorang Muslim harus dimakamkan tidak lebih dari 24 jam setelah meninggal dunia
  15. Ada pelayanan usai pemakaman seperti menyediakan batu nisan yang dapat dipilih keluarga

Lippo Group sudah berkonsultasi dengan ulama-ulama serta organisasi Islam terbesar di Indonesia, Nahdlatul Ulama, dalam pembangunan taman pemakaman. Maka, ini menjadi jaminan pihak keluarga bahwa mereka akan mendapatkan pelayanan prosesi pemakaman dan makam yang sesuai syariat Islam.

Meski indah dan tidak menyeramkan, taman pemakaman Raudlatul Jannah tetap menjunjung tinggi kesederhanaan umat Muslim. Karena itulah, fasilitasnya memang tidak semewah dan sebanyak pemakaman San Diego Hills. Meski begitu, pihak pengelola tetap memanusiakan jenazah dengan memberikan kenyamanan yang sesuai oleh keluarga yang berkunjung.

Raudlatul Jannah menyediakan tipe makam Single dan Semi Private. Pembelian dapat dilakukan secara Pre-Need atau At-Need. Pembelian Pre-Need diartikan sebagai membeli makam sebelum adanya kedukaan sedangkan pembelian At-Need terjadi apabila saat terjadinya proses jual beli kedukaan telah terjadi. Harga makam sudah termasuk prosesi pemakaman dan future care.

Sejarah Dan Letak Makam Bung Hatta Sang Pahlawan Nasional

Drs, H. Mohammad Hatta atau terkenal dengan nama Bung Hatta adalah seorang yang sangat berjasa untuk bangsa Indonesia selain menjadi wakil presiden RI yang pertama. Bung Hatta juga merupakan pahlawan proklamator yang sudah pasti menjadi salah satu orang di Indonesia yang memiliki jasa sangat banyak. Bersama dengan Soekarno, beliau menjadi sentral perjuangan rakyat Indonesia untuk memperjuangkan kemerdekaannya yang selama beberapa tahun direbut oleh pihak asing. Bung hatta lahir dan memiliki nama lahir Mohammad Athar, yang lahir di Fort de Kock, Hindia Belanda pada 12 Agustus 1902, dan meninggal pada 14 Maret 1980 di Jakarta saat usia beliau menginjak 77 tahun. Bung hatta sangatlah berkomitmen dengan demokrasi yang tegak di Indonesia. beliau pun juga diberikan julukan sebagai bapak Koperasi. Sudah seharusnya kita bukan hanya mengetahui berbagai sejarah dari kehidupan Bung Hatta. Namun, juga mengetahui makam Bung Hatta.

Lokasi dari Makam Bung Hatta

Makam dari Bung Hatta ada di taman pemakaman umum tanah kusir. Ada beberapa alasan dari Bung Hatta yang memang tidak menginginkan untuk dimakamkan di Makam Pahlawan Kalibata. Letak dari lokasi tempat dimakamkannya Bung Hatta yang lebih tepat, yaitu  jalan raya Bintaro Rt. 2 Rw. 10 kecamatan kebayoran lama. DKI Jakarta. Di tempat tersebutlah Bung Hatta disemayamkan. Anda dapat berziarah ke makam Bung Hatta dari hari Senin sampai dengan hari Sabtu. Dengan anda berziarah ke makam Bung Hatta akan menambah rasa cinta  tanah dan juga lebih memahami begitu besarnya jasa para pahlawan dulu.

Makam dari Bung Hatta

Seperti yang anda tahu bahwa letak dari makam pahlawan nasional Bung Hatta berada di DKI Jakarta tentu saja bukanlah hal yang tidak mungkin untuk semua orang untuk berziarah ke makam Bung Hatta. Anda bisa langsung untuk mengendarai kendaraan pribadi yang miliki. Atau anda yang juga menginginkan untuk menggunakan kendaraan umum. Maka, sangat bisa dilakukan dengan secepat mungkin sampai di makam dari Bung Hatta. Ada berbagai kendaraan umum yang bisa anda gunakan untuk menuju ke tempat terakhir disemayamkannya Bung Hatta. Anda bisa menggunakan kereta api ataupun bis menuju makam dari salah satu pahlawan nasional yang sangat berjasa kepada bangsa Indonesia.

Berziarah ke Makam Bung Hatta

Tidak cukup bila dikatakan makam Bung Hatta sangatlah menarik. Karena, sudah menjadi tugas kita sebagai warga negara Indonesia yang sudah seharusnya selalu menghormati semua jasa-jasa pahlawan yang dulunya memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia. Dan kini akhirnya membuat bangsa Indonesia, menjadi bangsa yang dikenal oleh dunia menjadi bangsa sangat besar. hal tersebut tentu saja tidak bisa dilepaskan dari peran para pahlawan yang sudah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia sampai dengan menutup mata.

Tempat Wisata yang Sangat Bagus

Bukan hanya makam dari sang Proklamator yang menarik untuk dikunjungi oleh semua wisatawan. Ada beberapa tempat yang sangat harus dikunjungi juga di dekat makam, yaitu monument nasional, kampung main cipulir, dan taman wisata situ gintung.

Kita semua sudah mengetahui betapa  pentingnya untuk berkunjung atau lebih tepatnya berziarah ke makam Bung Hatta. Namun, jika anda ingin mencari makam yang anda butuhkan maka San Diego Hills menjadi tempat yang paling pertama untuk anda pertimbangkan, karena di San Diego Hills anda akan mendapatkan kesan pemakaman yang sangat rapi dan juga indah. Sudah banyak orang yang memesan pemakaman di tempat ini, karena berbagai fasilitas yang sangat sempurna dan juga tidak mengecewakan pemandangan di sekitar pamakaman san Diego hills.

Menemukan Berbagai Riwayat Hidup Dengan Melihat Makam Si Pitung

Banyak sekali legenda yang menceritakan riwayat hidup dari si pitung dan tentu saja dengan berbagai versi. Ia hidup sekitar abad 19 di Batavia. Banyak sekali yang menyukai petualangan dari cerita hidup Si pitung. Lahir di daerah yang bernama kampung Pengumben merupakan daerah kumuh, kalau sekarang daerah tersebut bisa diperkirakan dekat dengan Stasiun Palmerah. Si pitung menjadi putera dari Bang Pitung dan juga Mbak Pinah. Walaupun, begitu Si Pitung juga memiliki nama asli yaitu Salihoen. Pada masa kecilnya Si Pitung mengejar Pendidikan di pesantren Hadji Naipin. Di pesantren tersebutlah si pitung banyak sekali diajari mengenai hal-hal kebaikan, seperti mengaji, tidak terkecuali juga dengan bela diri. Si pitung sangat jago sekali ketika melakukan pencak silat. Bagi anda yang sangat ingin tahu lebih lanjut mengenai kisah Si Pitung semasa hidupnya. Bisa langsung untuk berziarah ke makam Si pitung.

Lokasi dari Makam Si Pitung

Makam dari si Pitung sebenarnya juga tidak jauh dari pusat ibukota. Memang makamnya terletak di Jakarta. Jadi, memang tidak heran apabila banyak sekali orang yang berziarah ke makam Si Pitung tidak terkecuali juga dengan orang-orang penting yang berada di Jakarta. Dapat kita ketahui juga berziarah ke makam Si Pitung. Letak tepatnya dari makam si Pitung yaitu Jalan Raya Ps. Kby. Lama nomer 7 RT. 1 dan RW.1. Sukabumi bagian Utara Kecamatan kebon Jeruk, sekitar Kota Jakarta Barat, DKI Jakarta. Makam dari Si Pitung ini dibuka selama 24 jam setiap harinya.

Menuju ke Makam Si Pitung

Sangat mudah sekali untuk anda terutama yang berada atau menetap di Jakarta untuk langsung ke makam Si Pitung. Anda tidak perlu kebingungan lagi untuk menuju ke makam Si Pitung, karena memang letaknya yang cukup strategis. Di sekitaran pusat dari ibukota Jakarta. Jadi, anda juga bisa untuk langsung melakukan perjalanan menuju makam Si Pitung menggunakan berbagai kendaraan bermotor pribadi. Ataupun bagi anda yang ingin untuk menggunakan kendaraan umum juga sangatlah bisa. Anda bisa setiap hari mengunjungi makam tersebut untuk melakukan ziarah ataupun melakukan wisata. Jadi, kita sebagai bangsa Indonesia akan semakin memahami rekam jejak dari tokoh Indonesia salah satunya yaitu, Si Pitung.

Si Pitung yang Sakti

Hal yang membuat  kita tertarik untuk mengunjungi ataupun berziarah ke makam Si Pitung adalah berbagai kisah yang sudah dikatakan oleh berbagai cerita sejarah ataupun legenda kehidupan Si Pitung. Konon katanya Si Pitung adalah salah satu orang yang sangatlah sakti dan memiliki ilmu rawa rontek. Jadi, tentu saja akan ada berbagai tujuan orang untuk datang ke makam Si Pitung. Namun, ada informasi juga yang mengatakan bahwa makam dari Si Pitung memang dibuat datar. Agar, makam tersebut tidak dikultuskan oleh banyak orang. Mengingat bahwa Si Pitung memang adalah orang yang sakti semasa hidupnya.

Tempat yang Menarik untuk Dikunjungi

Di dekat atau daerah sekitar makam Si Pitung anda juga bisa berjalan atau menelusuri tempat wisata yang lain untuk sekedar memberikan hiburan dan berjalan-jalan. Ada hutan kota Srengseng yang juga berada di Jakarta Barat, kemudian anda juga bisa untuk mengunjungi rumah Si Pitung.

Begitulah kisah adanya makam Si Pitung yang tentu saja harus kita sebagai bangsa Indonesia ketahui. Tetapi ada sebuah pemakaman yang juga tidak kalah menariknya. Yaitu, makam San Diego Hills yang terletak di Karawang Jawa Barat. Makam, ini banyak digunakan oleh orang-orang yang memiliki standar kehidupan tinggi atau berkelas. Karena, memang makam dari San Diego Hills sangatlah berkelas dan juga terkenal begitu elegan.

Makam Joko Tingkir Beserta Sejarahnya

Joko Tingkir sangat lekat sekali dengan tradisi orang-orang jawa. Banyak orang jawa juga yang mengenalnya dengan nama mas Karebet. Beliau adalah seorang raja dari Kerajaan Pajang selain raja Joko Tingkir juga menjadi pendiri dari Kerajaan Pajang. Pemerintahan yang dipimpin oleh Joko Tingkir di Kerajaan Pajang berada di sekitar tahun 1549-1582. Joko Tingkir adalah anak laki-laki dari Ageng pengging atau yang dikenal dengan Ki Kebo. Ki Ageng atau ayah Joko Tingkir ini merupakan salah satu murid dari sosok hebat yang bernama Syekh Siti Jenar. Mas Karebet sering sekali melakukan pertapaan beliau juga banyak melakukan latihan bela diri. Maka, tidak heran apabila Joko Tingkir menjadi pemuda yang sangat hebat dan Tangguh. Joko Tingkir juga menjadi murid dari Sunan Kalijaga. Anda juga bisa untuk mengenang berbagai kisah beliau dengan langsung mengunjungi makam Joko Tingkir.

Tempat Dimakamkannya Joko Tingkir

Joko Tingkir dimakamkan di kampung halaman dai ibu kandungnya yaitu sekitar desa Butuh tahun 1582. Tepatnya jika anda ingin untuk berziarah ke makam Joko Tingkir, yaitu di Provinsi Jawa Tengah desa Gedongan kecamatan Plupuh, Kabupaten Sragen. Tidak sulit untuk semua orang menemukan makam dari Joko Tingkir. Makam dari mas Karabet juga hanya berjarak 16 kilometer dari pusat Sragen. Apalagi, saat ini ditambah dengan adanya teknologi dan komunikasi yang lumayan berkembang pesat. Jadi, memang sangatlah mudah untuk menuju ke makam Joko Tingkir setiap saatnya.

Langsung Berziarah ke Makam dari Joko Tingkir

Banyak sekali orang yang sejak dulu melakukan ziarah ke makam Joko Tingkir, karena memang ingin mengetahui lebih lanjut kisah dari Joko Tingkir. Apalagi Joko Tingkir merupakan symbol dari keadilan bagi rakyat kecil. Melakukan perjalanan menuju makam Joko Tingkir tidaklah sulit anda bisa mengendarai kendaraan apapun. Karena, juga ada banyak peziarah yang menggunakan kendaraan pribadi untuk bisa sampai di makam Joko Tingkir. Dengan adanya orang yang semakin banyak melakukan ziarah ke makam Joko Tingkir maka sebagian besar juga menggunakan bis yang memang bisa memuat lebih banyak orang didalamnya. Tentu saja juga akan lebih memudahkan anda.

Daya Tarik yang Cukup Rekomended

Makam dari Joko Tingkir berada tepat di tengah-tengah cungkup. Ada sesuatu yang cukup menarik bagi anda yang akan melakukan ziarah ke makam Joko Tingkir, yaitu pada halaman kompleks dari makam Joko Tingkir terdapat batang kayu yang sudah sangat keropos. Nah batang kayu tersebut banyak yang mempercayai sebagai sempalan dari perahu gethek yang menjadi transportasi dari Joko Tingkir yang membawa beliau menuju dusun butuh yang melalui sungai Bengawan Solo. Penduduk yang berada di sekitar dari makam Joko Tingkir juga sangatlah baik dan ramah menjamu para turis yang berasal darimana-mana. Maka, jika anda berkunjung ke makam tersebut anda akan merasakan kenyamanan dan kehangatan karena sambutan dari penduduk sekitar.

Wisata yang Dapat Dikunjungi di Sekitar Makam Joko Tingkir

Di sekitar makam dari Joko Tingkir juga masih ada beberapa tempat wisata yang cukup rekomended sekali untuk anda kunjungi. Ada Taman Punden Tingkir, Waduk kadung Ombo, Museum Prasejarah sangiran, dan masih banyak lagi yang harus anda kunjungi.

Setelah anda mengetahui beberapa wisata yang cukup menarik dan tidak kalah indah dari makam Joko Tingkir. Untuk anda yang membutuhkan pemakaman yang cukup memberikan fasilitas sangat baik maka anda perlu untuk memesan makam di San Diego Hills. Makam san Diego Hills sudah terkenal menjadi tempat yang paling indah secara tempat dan juga design arsitekturnya.

Makam Habib Luar Batang yang Menyiarkan Islam

Bagi orang muslim terutama yang ada di Jawa sudah pasti tidak akan lupa dengan sosok ulama yang satu ini yaitu habib Husen bin Abdillah Abubakar Alaydrus beliau lebih banyak yang mengenal dengan Habib Luar Batang. Habib Luar Batang sebenarnya sudah menyiarkan agama Islam ke berbagai daerah sebelum beliau melakukan hijrah ke Indonesia. Beliau juga melakukan persinggahan yang utama tepatnya di daerah Gujarat. Habib Batang pertama kali mengunjungi Indonesia dari daerah barat Indonesia, yaitu Aceh lalu ke Banten, kemudian menuju Jawa Timur lalu ke Cirebon dan beliau memilih menetap di Sunda Kelapa sampai makam Luar batang pun juga berada di daerah tersebut.Habib luar batang merupakan salah satu ulama besar yang dikategorikan sudah menjadi waliyullah. Beliau lahir di Migrab yaitu tepatnya di dekat hazam, Hadhramaut yaitu negara Yaman.

Lokasi Menuju Makam dari Luar Batang

Bagi banyak orang muslim untuk berziarah menuju makam dari habib Luar Batang tentu saja menjadi suatu hal yang sangat berharga dan luar biasa, karena dengan begitu kita bisa lebih mengetahui bagaimana ajaran Islam yang sesuai. Makam dari habib luar batang berada di masjid jami keramat luar batang. Bila anda ingin langsung melakukan ziarah di makam Habib Luar Batang anda bisa menuju Jl. Luar batang V No. 10, yang berada di RT 07 dan RW 3. Penjaringan kecamatan penjaringan yang berada di Kota Jakarta tepatnya Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

Mudah Sekali Berziarah ke Makam Luar batang

Untuk berziarah ke makam Luar Batang tentu saja  bukanlah hal yang menyulitkan. Mengingat bahwa makam dari Habib Luar Batang berada di Ibukota Jakarta yang tentu saja banyak memudahkan orang-orang yang ingin beziarah. Karena, tersedianya berbagai fasilitas yang sangat memadahi. Anda dapat sampai di makam Habib Luar Batang dengan cara mengendarai berbagai macam kendaraan bermotor, seperti mobil ataupun sepeda motor ataupun juga kendaraan umum. Anda juga bisa berkendara menggunakan bis ataupun kereta api agar cepat sampai ke makam dari habib luar batang yang berada di masjid jami keramat luar batang.

Sangat Indah Makam dari Habib Luar Batang

Seperti yang semua orang ketahui bahwa makam dari Habib Luar Batang berada di suatu masjid yang ada di Jakarta. Selain anda bisa berziarah ke makam Habib Luar Batang anda juga dapat berziarah ke makam dari Abdul Kadir yang ada di masjid tersebut. Banyak sekali peziarah yang memang memanjatkan doa untuk kedua ulama tersebut ketika berada di masjid. Sebagian besar dari interior yang ada di masjid keramat jati ini masih sangat asli. Langit-langitnya masih berbahan kayu yang cukup kokoh. Serta juga ada 12 pilar  yang memang menjadi asal mula dari berdirinya masjid tersebut. Hal ini tentu saja membuat banyak orang tertarik untuk berziarah ke makam habib luar batang. Bahkan, juga ada banyak pejabat yang memang sudah sering berkunjung ataupun berziarah ke makam Habib Luar Batang.

Wisata Menarik Dekat Luar Batang

Di sekitar daerah masjid ada sebuah pasar ikan yang kini juga sudah menjadi wisata bahari. Selain adanya wisata bahari. Di sekitarnya juga ada berbagai orang yang berdagang untuk menjajakan semua barang dagangan. Jadi, anda bisa sangat puas ketika berwisata di daerah tersebut.

Memang makam luar batang merupakan destinasi religi yang cukup menarik Tapi, jika anda membutuhkan suatu makam yang indah dengan berbagai design menarik. Anda juga bisa langsung memesan makam di San Diego Hills. Makam San Diego Hils sudah menjadi ikon makam dari keluarga-keluarga yang memiliki kelas tinggi. Jadi sangatlah direkomendasikan bagi anda yang mencari makam.

Mengetahui Berbagai Jejak Sejarah Dan Lokasi Makam Gajah Mada  

Mungkin sudah banyak yang mengetahui sedikit banyak mengenai cerita dari salah satu tokoh yang berperan sangat besar pada kerajaan Majapahit yaitu gajah Mada. Beliau merupakan Mahapatih dari kerajaan Majapahit. Beliau hidup ketika Majapahit dikuasai oleh Tribhuawana Wijayatunggadewi, dan juga Hayam Wuruk. Banyak sekali orang pada zaman dulu maupun sekarang yang mengenal Gajah Mada lekat dengan suatu sumpah yaitu sumpah palapa. Dalam sumpah tersebut berisi bahwa Gajah Mada tidak akan pernah memakan palapa sebelum beliau menyatukan seluruh Nusantara. Tidak sedikit pula warga negara Indonesia yang menganggap bahwa Gajah Mada sendiri merupakan Pahlawan Nasional yang memang berusaha keras untuk menyatukan Indonesia pada zaman kerajaan Majapahit. Bagi kita yang ingin mengenang semua jasa Gajah Mada juga bisa untuk langsung mengunjungi makam Gajah Mada.

Lokasi dari Makam Gajah Mada

Tidak sedikit orang yang memang ingin mengetahui makam dari Gajah Mada karena adanya berbagai sejarah menarik dari beliau. Letak daerah makam Gajah Mada ada di Buton Selatan yang tepatnya kelurahan Majapahit, Kecamatan Batauga, Kabupaten Buton Selatan. Makam dari Gajah Mada berada di lokasi yang memiliki jarak sekitar lebih kurang adalah 3 meter dari jalan utama. Walaupun, begitu karena Gajah Mada adalah sosok yang begitu hebat jadi ada informasi lain yang mengatakan bahwa Gajah Mada juga dimakamkan di beberapa daerah lain. Tetapi, yang paling menyakinkan lokasi letak makam dari Gajah mada yaitu berada di daerah Buton Selatan.

Menuju Makam dari Patih Gajah Mada

Anda yang ingin lebih sering untuk mengunjungi makam Gajah Mada juga tidaklah sulit sebenarnya. Walaupun jalan untuk menuju makam Gajah Mada belum diaspal. Dari jalan utama anda bisa menggunakan kendaraan bermotor seperti biasanya seperti mobil ataupun sepeda motor. Tetapi, apabila  anda sudah mulai masuk ke daerah menuju makam dari Gajah Mada sangat disarankan anda untuk menumpuhnya dengan berjalan kaki. Karena, mengingat daerah yang akan anda lalui menuju makam dari gajah Mada adalah perbukitan. Maka, sudah pasti tidak memungkinkan untuk menggunakan kendaraan bermotor agar sampai langsung menuju makam dari Gajah Mada.

Daya Tarik dari Makam Gajah Mada

Tempat yang diyakini menjadi makam Mahapatih Gajah Mada memiliki ukuran lebih kurang 40 meter x 40 meter. Di tengah dari tempat tersebut memiliki pohon yang sangatlah besar namun cukup rindang. Dari jarak yang hanya beberapa ratus meter dari makam anda bisa sangat mudah menemukan pohon maja, merupakan salah satu tumbuhan yang sangat lekat sekali dengan Patih Gajah Mada. Pohon tersebut juga ditandai dengan adanya tulisan sansekerta yang tentu saja sangat menarik bagi siapapun peziarah. Banyak sekali warga atau masyarakat beziarah ke makam dari Gajah Mada ada yang melakukan sembahyang, berdoa terutama ketika akan tiba musimnya panen ataupun menanam. Biasanya orang-orang juga membawa berbagai sesuatu ke makam tersebut. Hal, itu tentu saja sangat menarik terutama bagi anda yang belum pernah ke makam dari patih Gajah Mada.

Tempat yang Menarik untuk Dikunjungi

Anda yang berkunjung atau berziarah ke makam dari patih Gajah Mada tentunya juga ingin mengeksplor lebih jauh buton selatan. Di daerah tersebut juga ada beberapa  tempat wisata yang menarik untuk dapat anda kunjungi seperti, panati bahari, wisata kali biru, dan juga tugu buton selatan.

Setelah kita mengetahui informasi mengenai makam Gajah Mada. Anda juga perlu mengetahui bahwa ada makam yang sangat indah untuk anda kunjungi atau anda juga dapat memesan makam di tempat tersebut. Makam itu adalah san diego hills. Sebuah makam dengan gaya cukup elegan dengan berbagai keindahan arsitekturnya yang terletak di karawang.

Wisata Religi Makam Pangeran Diponegoro di Makassar

Makam Pangeran Diponegoro terletak di Makassar yang merupakan tempat pengasingan selama sisa masa hidupnya yang saat ini menjadi tujuan wisata peziarah. Pangeran Diponegoro memimpin Perang Jawa melawan Belanda yang berlangsung tahun 1825-1830. Ini merupakan salah satu perang terbesar dan terlama di Nusantara.

Setelah ditangkap pada 28 Maret 1830 oleh pasukan pimpinan Jenderal Hendrik Merkus de Kock, sekaligus mengakhiri kecamuk Perang Jawa, beliau dan sang istri beserta anak-anaknya dan sejumlah pengikut setianya kemudian dibuang ke Manado.

Pada akhir Mei 1830, para rombongan hanya menghabiskan masa di Manado selama empat tahun. Tahun 1834, mereka kemudian dipindahkan ke Makassar. Selama 21 tahun berikutnya, sosok yang lahir dengan nama Bendara Raden Mas Antawirya tersebut menghabiskan hari-harinya di salah satu sudut penjara Benteng Fort Rotterdam.

Lokasi Makam Pangeran Diponegoro

Alamat makam Pangeran Diponegoro terletak di Jl. Pangeran Diponegoro, Melayu, Kec. Makassar, Kota Makassar, Sulawesi Selatan 90165. Berbeda dengan umumnya makam keluarga keraton, makam ini berada di pinggir jalan yang sangat ramai, jauh dari ketenangan sebuah kubur orang terkenal.

Rute Makam Pangeran Diponegoro

Akses menuju makam Pangeran Diponegoro dapat ditempuh dari arah Tamalanrea atau arah PantaI Losari. Dari arah Tamalanrea : Jalan Perintis Kemerdekaan – Jalan Urip Sumoharjo – lewati Jalan Tol Reformasi hingga sampai ke perempatan Jalan Gunung Bawakaraeng, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Kartini dan Jalan Jenderal Sudirman – Jalan HOS Cokroaminoto – Jalan Timor – Jalan Irian – Jalan Diponegoro (Gunakan angkot kode D, E dan H)

Dari arah Pantai Losari : Jalan Somba Opu – Jalan Datu Museng – Jalan Daeng Tompo – Jalan Muchtar Lutfi – telusuri Jalan Sultan Hasanuddin ke arah utara sampai ke Taman Macan – belok kanan, susuri Jalan Balaikota – Jalan Ahmad Yani – Jalan Irian sampai ke perempatan Jalan Sangir, Jalan Wahidin Sudirohusodo dan Jalan Pangeran Diponegoro – belok kanan, telusuri Jalan Pangeran Diponegoro, makam terletak di sebelah kanan jalan (Gunakan angkot kode A dan C)

Daya Tarik Wisata Makam Pangeran Diponegoro

Lokasi Komplek Makam Pangeran Diponegoro terlihat sangat sederhana yang dihimpit oleh bangunan tinggi menjulang di tengah kota. Makam sederhana ini terdiri dari pintu gerbang, pendapa dan 66 makam. Tulisan pada gapura paduraksa di Makam Pangeran Diponegoro Makassar, menunjukkan statusnya sebagai Pahlawan Nasional yang ditetapkan pada 6 November 1973 melalui Keppres No.87/TK/1973.

Terdapat dua makam berururan besar yang letaknya berdampingan yang merupakan makam Pangeran Diponegoro dan istrinya yang ikut dalam pengasingan, RA Ratu Ratna Ningsih. Selain itu, terdapat 25 makam ukuran sedang, dan 39 makam ukuran kecil. Makam-makam tersebut adalah makam enam orang anaknya, 30 orang cucu, 19 orang cicit dan 9 orang pengikutnya. Di kompleks makam ini juga ada musala dan pendapa.

Tempat Wisata di Sekitar Makam Pangeran Diponegoro

Makam Pangeran Diponegoro memang terkenal dekat dengan Fort Rotterdam atau Benteng Ujung Pandang yang merupakan benteng peninggalan kerajaan Gowa-Talo. Anda bisa berwisata ke benteng ini untuk mempelajari sejarah. Selain itu, anda juga bisa berwisata ke Pantai Losari untuk menikmati keindahan alam ataupun hanya sekedar bersantai sambil menikmati matahari terbit dan terbenam. Tempat wisata dekat makam Pangeran Diponegoro ini sangat sering dikunjungi wisatawan.

San Diego Hills merupakan sebuah area pemakaman yang menggabungkan konsep elegan Forest Lawn dengan budaya-budaya di Indonesia. Pemakaman ini terletak di Karawang, Jawa Barat dan memiliki lingkungan yang asri bahkan termasuk ke dalam pemakaman elite.

Mengunjungi Makam Soeharto dan Ibu Tien di Gunung Lawu

Makam Soeharto menjadi salah satu tempat wisata ziarah di Gunung Lawu bahkan menjadi objek wisata internasional. Jenderal Besar TNI H. M. Soeharto adalah presiden kedua Republik Indonesia. Dia lahir di Kemusuk, Yogyakarta pada tanggal 8 Juni 1921 dan meninggal di Jakarta pada tanggal 27 Januari 2008 di usia 86 tahun. Dia menggantikan Presiden Soekarno.

Lokasi Makam Soeharto

Lokasi makam Soeharto terletak di Astana Giribangun yang berada di lereng Gunung Lawu. Bangunan ini merupakan mausoleum bagi keluarga Presiden Republik Indonesia ke-2, Soeharto. Kompleks makam ini terletak di lereng Gunung Lawu pada ketinggian 660 meter di atas permukaan laut, tepatnya di di Desa Girilayu, Kecamatan Matesih, Kabupaten Karanganyar, Provinsi Jawa Tengah, sekitar 35 km di sebelah timur kota Surakarta.

Rute Makam Soeharto

Akses menuju makam Soeharto dapat ditempuh dari Stasiun Karanganyar Jl. Lawu. Anda bisa langsung menuju ke Astana Giribangun Jl. Astana Giribangun. Waktu tempuh sekitar 30 menit dari stasiun tergantung pada kondisi lalu lintas.

Daya Tarik Wisata Makam Soeharto

Di atas komplek Astana Giribangun, terdapat Astana Mangadeg yaitu komplek pemakaman para penguasa Mangkunegaran, salah satu pecahan Kesultanan Mataram. Astana Mangadeg berada di ketinggian 750 meter dpl, sedangkan Giribangun pada 660 meter dpl.

Di Astana Mangadeg dimakamkan Mangkunegara (MN) I alias Pangeran Sambernyawa, Mangkunegara II, dan Mangkunegara III. Pemilihan posisi makam berada di bawah Mangadeg itu bukan tanpa alasan. Yakni untuk tetap menghormati para penguasa Mangkunegaran, mengingat Ibu Tien Soeharto adalah keturunan Mangkunegara III.

Suasana komplek makam Astana Giribangun memiliki desain arsitektur kuno khas Jawa yang megah dan hanya diperuntukkan untuk keluarga. Bangunan tersebut juga beralaskan batu pualam dari Tulung Agung dan menggunakan kayu berkualitas bahkan pintu akses masuk terbuat dari besi karya pematung terkenal.

Komplek makam Soeharto memiliki tiga bangunan makam yaitu Cungkup Argo Sari terletak di tengah-tengah dan dilindungi cungkup berupa rumah bentuk joglo gaya Surakarta beratap Sirap. Di sinilah makam Soeharto yang berada di sebelah Barat makam Ibu Tien. Di bawahnya, terdapat cungkup Argo Kembang, dan paling bawah adalah cungkup Argo Tuwuh.

Selain bangunan untuk pemakaman, terdapat sembilan bangunan pendukung lainnya di antaranya yaitu masjid, rumah tempat peristirahatan bagi keluarga Soeharto jika berziarah, kamar mandi bagi peziarah utama, tandon air, gapura utama, dua tempat tunggu atau tempat istirahat bagi para wisatawan, rumah jaga dan tempat parkir khusus bagi mobil keluarga.

Destinasi wisata makam Soeharto yang selalu ramai pengunjung membuat para pengunjung harus mengikuti atruan yang ada seperti semua peziarah diwajibkan membawa surat izin ziarah, dilarang memetik tanaman, merusak, mencoret-coret bangunan, memotret di cungkup Argosari, membawa senjata api, senjata tajam, minuman keras dan lainnya.

Tempat Wisata di Sekitar Makam Soeharto

Dari makam Soeharto, anda bisa mengunjungi Air Terjun Jumog dengan air terjun alami, keindahan alam yang asri dan juga tempat bermain buatan seperti kolam renang. Atau bisa juga mengunjungi kebun teh dan menikmati indahnya pemandangan hijau dengan udara yang sejuk. Jika ingin ke tempat wisata bersejarah, anda bisa mencoba ke Candi Ceto yang merupakan peninggalan era Kerajaan Majapahit dan bercorak Hindu.

Area makam berikutnya yang mewah selain makam Soeharto yaitu San Diego Hills. San Diego Hills terletak di Karawang, Jawa Barat dan memang dikhususkan untuk masyarakat kelas atas bahkan terdapat beberapa tokoh nasional yang dimakamkan di sini.

Ziarah ke Makam Yesus yang Asli di Yerusalem

Sejarah tentang Yesus merupakan sejarah yang paling banyak menyita perhatian manusia bukan hanya bagi umat Kristen namun hingga ke seluruh dunia. Salah satunya yang pernah menjadi perdebatan yaitu keberadaan makam Yesus yang asli yang saat ini diyakini berada di Yerusalem. Selain itu, kematian Yesus yang disalibkan juga paling dikenal banyak orang dan memang sudah tidak terbantahkan kebenarannya.

Lokasi Makam Yesus

Menurut para ilmuwan, tubuh Yesus dimakamkan di Yerusalem bagian timur tepatnya di Gereja Makam Kudus di Kota Tua Yerusalem. Lokasi makam Yesus memang sempat menjadi perdebatan bahkan ada yang mengira bahwa jasad Yesus disemayamkan di Talpiot Tomb yang ditemukan pada tahun 1980.

Rute Makam Yesus

Akses menuju makam Yesus dari pusat Kota Yerusalem juga cukup dekat yaitu sekitar 10 menit. Anda bisa langsung mengunjungi Gereja Makam Kudus dengan bantuan google map atau bertanya pada masyarakat setempat bagi yang baru saja mengunjungi Yerusalem.

Daya Tarik Wisata Makam Yesus

Salah satu misteri situs paling suci dalam keyakinan Agama Kristen yaitu tempat makam Yesus yang sempat menjadi perdebatan oleh para ilmuwan, para arkeolog, dan para ahli sejarah. Namun pada akhirnya makam Yesus berhasil ditemukan dan diyakini sebagai makam Yesus yang asli di Gereja Makam Kudus di Kota Tua Yerusalem.

Pembuktian ini dilakukan dengan hasil riset peneliatan yang panjang mengenai material tanah, permukaan batu asli, usia Sarkofagus, dan letak wilayahnya memiliki kesamaan persis dan sesuai dengan catatan Kitab Injil umat Kristen dan Kitab Taurat Umat Yahudi.

Makam Yesus telah tertutup batuan dinding marmer sejak tahun 1555M menurut perkiraan untuk mencegah para jemaat yang ingin mengambil batu asli sebagai souvenir ketika berziarah ke makam suci ini. bukti permukaan asli batu makam yang selama ini dirahasiakan pun akhirnya ditemukan. Menurut Tradisi Kristen, tubuh Yesus Kristus dibaringkan di rak batu setelah proses penyaliban.

Setelah itu Yesus dibangkitkan setelah kematiannya pada hari ketiga sehingga tempat Yesus dimakamkan kosong dan terbuka begitu saja. Bahkan sekitar 500 orang menyaksikan dia hidup kembali dengan memperlihatkan tanda-tanda bekas penyalibannya bahkan beberapa muridnya melihat Yesus terangkat naik ke langit dan menghilang tertutup awan. Tubuh Yesus maupun makamnya yang kedua setelah dia bangkit tidak pernah ditemukan hingga sekarang.

Karena tempat makam Yesus sudah lama tidak terurus, tim ahli akhirnya merenovasi Gereja Suci tepatnya di kamar kuno tempat tubuh Yesus dikuburkan. Perbaikan terakhir kali dilakukan tahun 1810 setelah terjadi kerusakan akibat kebakaran.

Saat ini makam Yesus sudah dalam kondisi stabil namun masih harus dirawat. Struktur bangunan juga diperkuat untuk melindungi bangunan dari bencana gempa. Hal ini juga akan membuat nyaman para peziarah yang datang berkunjung sekaligus mempertahankan bangunan bersejarah tersebut.

Tempat Wisata di Sekitar Makam Yesus

Di dalam Kawasan Kristen terdapat Gereja Makam Kudus, sebuah tempat ziarah penting para penganut orang Kristen di seluruh dunia. Tempat itu terletak di sebuah lokasi yang sangat penting dalam kisah Yesus: kematiannya, penyalibannya dan kebangkitannya.

Dalam kepercayaan tradisi Kristen pada umumnya, Yesus disalibkan di sana, di bukit Golgota, atau bukit Kalvari, dan makamnya terletak di dalam bangunan pekuburan yang juga diyakini sebagai tempat kebangkitannya. Tempat ini adalah salah satu tujuan ziarah utama bagi ratusan juta orang Kristen di seluruh dunia yang mengunjungi makam Yesus yang kosong dan mencari penebusan dalam doa di lokasi tersebut.

Di Indonesia tepatnya di Karawang, Jawa Barat terdapat area pemakaman khusus masyarakat kelas atas yaitu San Diego Hills. San Diego Hills memiliki area pemakaman yang luas dan lingkungan yang sangat asri dan bersih.

Berwisata dan Berziarah ke Makam Sunan Kudus

Makam Sunan Kudus menjadi tempat ziarah di Kota Kudus yang selalu ramai pengunjung dari berbagai daerah baik peziarah ataupun wisatawan. Berkunjung ke Kudus pastinya harus singgah ke makam Sunan Kudus sebagai tujuan wisata anda.

Sunan Kudus yang dengan nama lahir Sayyid Ja’far Shadiq Azmatkhan lahir pada tanggal 9 September 1400 M / 808 H di Palestina. Anak dari Raden Usman Hajji atau yang dikenal dengan sebutan Sunan Ngudung, seorang panglima perang Kesultanan Demak Bintoro.

Sunan Kudus merupakan seorang Walisongo yang menyebarkan Agama Islam khususnya di Pulau Jawa. Beliau terkenal dalam mengajarkan ilmu fiqih, sehingga menjadi salah satu anggota Walisongo yang terkenal sebagai wali ilmu. Tidak hanya itu, Sunan Kudus juga menjadi imam syiah yang ke enam. Tokoh yang sangat disegani masyarakat karena ajarannya dalam menyampaikan ilmu agama Islam. Sampai dengan sekarang nama Sunan ini dikenal masyarakat dan peninggalannya masih dilestarikan.

Lokasi Makam Sunan Kudus

Lokasi makam Sunan Kudus terletak di Jalan Simpang Tujuh No.15 Kauman, Kota Kudus. Makam Sunan Kudus berada di tengah sebuah bangunan yang mirip dengan Rumah Adat Jawa atau Joglo. Area makam Sunan Kudus ini banyak sekali didatangi oleh para pengunjung dari berbagai daerah. Ramainya makam Sunan Kudus bukan pada saat hari besar Islam saja, melainkan juga pada hari-hari biasa.

Rute Makam Sunan Kudus

Akses menuju makam Sunan Kudus dapat ditempuh dari Stasiun Kudus ke makam hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit. Anda bisa mengarahkan kendaraan dari Jl. Johar ke Jl. Gor kemudian belok ke kiri hingga Jl. Jend. Ahmad Yani dan belok kanan ke Jl. Dr. Lukomono Hadi. Teruskan perjalanan hingga Jl. Kyai Telingsing kemudian belok kiri. Anda akan tiba di makam Sunan Kudus.

Daya Tarik Wisata Makam Sunan Kudus

Makam Sunan Kudus berada di belakang Masjid Menara Kudus. Terdapat makam yang memenuhi pelataran belakang masjid, dengan makam utama, yaitu Makam dari Sunan Kudus yang terletak di sebelah barat masjid.

Menara Kudus tersebut memiliki ketinggian 18 meter. Di sekelilingnya dihiasi dengan piring-piring bergambar seperti masjid, manusia dengan unta, bunga dan pohon kurma. Di dalam menara terdapat tangga yang terbuat dari kayu jati yang tampak kokoh dan berwibawa.

Setibanya di lokasi, akan terlihat gapura di kawasan makam Sunan Kudus bahkan ada yang percaya jika kita berhasil menyentuk langit-langit gapura tersebut maka keinginan kita akan terkabul. Setelah masuk, akan terlihat sebuah bangunan yang merupakan tempat makam Sunan Kudus. Di sekitar area makam terdapat kolam air yang biasa digunakan untuk berwudhu.

Wisata makam Sunan Kudus selalu ramai pengunjung bukan hanya ketika hari besar Agama Islam namun juga hari-hari biasa. Maka dari itu fasilitas makam pun ditingkatkan agar para pengunjung dan peziarah tetap merasa nyaman.

Tempat Wisata di Sekitar Makam Sunan Kudus

Selain berkunjung ke makam Sunan Kudus, anda juga bisa melanjutkan wisata ziarah ke makam-makam lainnya yaitu makam Sunan Muria dan makam Syekh Zadzali. Apabila ingin berwisata alam, anda bisa mengunjungi Wisata Alam Rejenu Kudus, Air Terjun Montel Kudus, atau Sumber Mata Air Tiga Rasa. Atau anda juga bisa mengunjungi Waterboom Mulia Kudus untuk wahana permainan air.

Makam lainnya yang terkenal yaitu San Diego Hills dengan arsitektur yang menggabungkan budaya-budaya di Indonesia. San Dieog Hills juga dikelilingi pepohonan dan rumput yang hijau sehingga terlihat asri dan bersih bahkan tidak terlihat seperti makam pada umumnya.