Wisata Ziarah di Tuban, Makam Sunan Bonang

Sunan Bonang yang memiliki nama asli Syekh Maulana Makhdum Ibrahim merupakan putra dari Raden Ali Rahmatullah Sunan Ampel bin Syekh Ibrahim Asmaraqandi atau dikenal dengan Sunan Ampel dan ibunya bernama Dewi Candrawati atau Nyai Ageng Manila. Sunan Bonang lahir pada tahun 1465 dan wafat pada tahun 1525 di mana makam Sunan Bonang terletak di kota Tuban.

Lokasi Makam Sunan Bonang

Komplek makam Sunan Bonang terletak di Dukuh Kauman, Kelurahan Kutorejo, Tuban, Jawa Timur. Jaraknya sekitar 5 km dari arah Timur Kota Tuban. Sekitar lokasi makam Sunang Bonang juga sudah dilengkapi dengan area parkir bahkan terdapat rest area untuk tempat beristirahat pengunjung dan tempat ibadah.

Rute Makam Sunan Bonang

Lokasi makam Sunan Bonang dapat ditempuh melalui Jl. Pantura apabila anda berada di Tuban. Jl. Pantura merupakan jalur terbaik untuk menuju lokasi makam dan bisa langsung mengikuti arah peta menggunakan ponsel anda sebagai pemandu perjalanan.

Anda juga dapat memilih rute dari Jl. Panglima Sudirman, Kragan-Rembang, dan Tuban-Babat sebagai rute alternatif. Apabila menggunakan angkutan umum, anda bisa berhenti di tempat pemberhentian terdekat kemudian melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki atau menggunakan ojek motor.

Daya Tarik Wisata Makam Sunan Bonang

Saat memasuki komplek makam Sunan Bonang, anda akan menemukan tiga gapura. Gapura pertama memiliki bangunan berbentuk regol dan memiliki corak Hindu-Buddha menandakan peziarah telah memasuki komplek tempat suci yaitu makam salah seorang wali yang cukup disegani.

Setelah mencapai gapura kedua, pengunjung dapat melihat Masjid Astana Bonang yang dijadikan sebagai tempat menyepi Sunan Bonang. Pada arah Utara masjid akan terlihat gapura paduraksa yang merupakan gapura ketiga di kawasan makam.

Terdapat hiasan piring sekitar 30 dengan ornamen motif bunga dan tulisan Arab. Terdapat juga tembok kelir dengan 15 piring porselin. Peziarah akan menemukan ratusan makam dengan jalan setapak yang sudah memiliki atap. Di sekitar kawasan makam Sunan Bonang terdapt bale-bale seperti pendopo tajuk, pendopo rante, dan pendopo paseban sebagai peninggalan Sunan Bonan saat melaksanakan pendidikan dan syiar agama.

Bangunan pendopo berbentuk limas, umpak-umpak berwarna putih yang terbuat dari tulang ikan, bangunan paseban, ukiran khas kesenangan Sunan Bonang dengan motif sulur daun dan hiasan tumpal, serta beberapa peninggalan purbakala seperti yoni, tempayan dan peti batu di pendopo rante menjadikan makam Sunang Bonang memiliki daya tarik tersendiri.

Tempat Wisata di Sekitar Makam Sunan Bonang

  1. Pantai Boom

Pantai Boom merupakan objek wisata dekat makam Sunan Bonang bahkan hanya berjarak sekitar 1 km dari Makam Sunan Bonang. Banyak wisatawan yang datang berkunjung untuk menikmati pesona keindahan yang disuguhkan bahkan terdapat gazebo untuk bersantai.

  1. Klenteng Kwan Sing Bio

Klenteng Kwan Sing Bio berjarak sekitar 2 km dari makam Sunan Bonang. Klenteng ini menjadi simbol toleransi masyarakat Tuban kepada masyarakat Tionghoa. Konon masyarakat Tionghoa percaya jika berdoa di sini maka doa akan terkabul.

  1. Masjid Agung Tuban

Masjid Agung Tuban berjarak sekitar 4,3 km dari makam Sunan Bonang dan tepat berada di pusat kota. Masjid ini merupakan masjid tertua dan paling bersejarah di Tuban bahkan memiliki arsitektur bangunan yang sangat megah dengan tanah seluas 5.246 hektare.

San Diego Hills merupakan lokasi pemakaman yang terletak di Karawang, Jawa Barat. Memiliki desain arsitektur yang unik dan mewah bahkan memiliki fasilitas yang sangat lengkap untuk para pengunjung dan peziarah makam. Bahkan San Diego Hills tidak terlihat seperti makam pada umumnya mengingat wilayahnya yang sangat luas dan mewah.